Mazmur 146


Puji Tuhan, haleluya! Puji Dia, wahai jiwaku.
Puji Tuhan, haleluya untuk selama-lamanya.


Ku mau muliakan Tuhanku, puji Dia s'lama 'ku hidup.
Bagi Dia 'ku mau bermazmur, selagi nafasku ada.
Karna Tuhan itu Raja, untuk selama-lamanya.
Dia Allahmu, ya, Sion, turun-temurun abadi. 

Jangan percaya bangsawan, yang hanya manusia fana.
Kar'na mereka tak dapat memberi keselamatan.
Bila nyawanya melayang, ia kembali ke tanah.
Pada hari itu juga lenyaplah maksud-maksudnya.

Sungguh bahagialah orang yang mengharapkan Tuhannya,
yang mempunyai Allah Yakub, untuk jadi penolongnya.
Dia jadikan langit bumi, laut dan segala isinya.
Yang setia-Nya tetaplah untuk selama-lamanya.

Dia penegak keadilan, bagi orang yang tertindas.
Dia pun memb'rikan makanan pada mereka yang lapar.
Dia bebaskan yang terkurung, yang buta Ia celikkan;
yang tertunduk ditegakkan, yang benar dikasihi-Nya.

Tuhan setia menjaga hidup orang-orang asing.
Pun anak yatim dan janda, ditegakkan-Nya kembali.
Namun jalan orang fasik tak akan diberkati-Nya.
Jalan-jalan orang fasik pasti 'kan dibengkokkan-Nya.


Syair :   Juswantori Ichwan, berdasarkan Mazmur 146
Musik:  Juswantori Ichwan

Vokal:   Soleman Budijanta

© Juswantori Ichwan 2012